Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label wisata di Ciamis

Desa Wisata Kampung Bungur Jalatrang

  Jalatrang news; Kampung Bungur Jalatrang merupakan kawasan ketahanan Pangan dan hewani yang berada di Desa Jalatrang Kec Cipaku kabupaten Ciamis Jawa Barat. Lokasi ini awalnya merupakan lahan yang kurang produktif. Dengan adanya program Ketahanan Pangan, di Tahun 2021, lahan ini mulai dimaksimalkan dengan diawalinya membangun Kandang kambing dan menanam pohon durian dan pembangunan kios Desa. Di tahun 2022 ada ketentuan dari Pemerintah Pusat bahwa dari Dana Desa wajib ada sebagian untuk anggaran Ketahanan Pangan dalam menunjang Pemulihan ekonomi Nasional. Seiring berjalannya waktu, kawasan ini sekarang menjadi tempat untuk kegiatan Kelompok Wanita Tani Berlian yang menggarap lahan kosong dengan menanam ubi ungu sebagai unggulannya. Hasil pertanian ubi ungu tersebut di olah lagi oleh ibu ibu UP2K Jutawan dan Ekraf Jalatrang Hebat menjadi produk unggulan desa Jalatrang dan menjadi oleh oleh khas Desa Jalatrang. Kampung Bungur Jalatrang sekarang menjadi tempat tujuan wisata edukasi khus

PELATIHAN DESA WISATA ANGKATAN V MENUJU WISATA CIAMIS "NANJEUR"

  JalatrangNews:   Desa wisata   adalah desa   yang dijadikan tempat wisata karena daya tarik yang dimilikinya. Desa wisata merupakan suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung. Desa wisata disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Desa wisata biasanya memenuhi semua unsur wisata yang memiliki potensi daya tarik, seperti wisata alam, wisata budaya, dan wisata hasil buatan manusia. Desa wisata biasanya dibuat di satu kawasan tertentu dengan didukung oleh atraksi, akomodasi, dan fasilitas lainnya. Desa wisata secara keseluruhan mengintegrasikan semua unsur tersebut di suatu desa, untuk mengangkat keunikan dan kearifan lokal setempat. Pariwisata menjadi salah satu sektor strategis untuk meningkatkan perekonomian daerah khususnya desa. Potensi alam yang dimiliki serta sumber daya manusia (SDM) yang kreatif menjadi modal penting bagi suatu desa untuk membangun wilayahnya menjadi desa wisata. Maka

BINA WILAYAH TIM PENGGERAK PKK KABUPATEN CIAMIS

JalatrangNews; Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis melaksanakan Bina Wilayah pada Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa se wilayah Kecamatan Cipaku pada hari Senin Tanggal 13 Februari 2023 di Desa Jalatrang. Ketua TP. PKK Kabupaten Ciamis beserta Rombongan Kedatangan Ketua TP. PKK Kabupaten Ciamis beserta rombongan disambut langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Cipaku, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jalatrang, Camat Cipaku, Kepala Desa Jalatrang, dan seluruh tamu undangan yang hadir pada kegiatan tersebut. Dengan diawali pengalungan cinderamata kepada Ketua TP. PKK Kabupaten Ciamis dan Ibu Ketua 1 TP. PKK Kabupaten Ciamis dilanjutkan dengan rombongan menuju Tempat Kehormatan diiringi dengan musik Oray-orayan yang sudah menjadi ciri khas menyambut tamu di Kawasan Ketahan Pangan dan Hewani Kampung Bungur Desa Jalatrang.  Penyambutan Ketua TP. PKK Kabupaten Ciamis Dengan di iringi Lagu oray-orayan, Ketua TP. PKK Kabupaten Ciamis, Ny. Hj. Kania Herdiat beserta rombongan menuju tempa

Penilaian Posyandu Tingkat Kecamatan Cipaku di Posyandu Tunas Mekar 2 Jalatrang

JalatrangNews; Posyandu Tunas Mekar 2 Desa Jalatrang pada hari Rabu tanggal 22 Februari 2023 mendapatkan kunjungan dari Tim Penilai tingkat Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, sebagaimana jadwal yang telah di tentukan oleh Tim Penilai. Pada kesempatan tersebut hadir ibu Hj. Neni Agustina (Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Cipaku), Bidan Dedeh Danuryati (Puskesmas Cipaku), Ibu Nunung Munawaroh (UPTD P5A Cipaku), Bidan Gita Ekaputra Rahman (Puskesmas Cieurih), Ibu Elin Herlina (Kasi PMD Kec Cipaku). Photo Bersama Tim Penilai Posyandu dengan kader Ibu Hj. Neni Agustina menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya ke Posyandu Tunas Mekar 2 bersama Tim, yaitu fokus kepada penilaian Administrasi, Kegiatan di Posyandu, dan inovasi Posyandu. dari 13 Desa yang ada di wilayah Kecamatan Cipaku, setiap Desa mengirimkan perwakilan Posyandu terbaiknya untuk di nilai oleh tingkat kecamatan, dan nantinya akan diambil satu posyandu terbaik tingkat kecamatan untuk mewakili ke tingkat Kabupaten Ciamis. &

LEUIT SANGGA BUANA JALATRANG

JalatrangNews; Kawasan Ketahanan Pangan dan Hewani KAMPUNG BUNGUR Desa Jalatrang kecamatan Cipaku kabupaten Ciamis, sekarang mempunyai Leuit dengan nama SANGGA BUANA. Leuit di Kampung Bungur berbeda dengan yang lain, karena bentuknya sudah dimodernisasi, ada tambahan pintu dan kaca. Fungsi Leuit sendiri pada zaman dahulu adalah tempat penyimpanan padi untuk persediaan di musim paceklik. sekarang, Leuit sudah sangat jarang ditemukan. Sehingga Pemerintah Desa Jalatrang ingin memperkenalkan kepada generasi sekarang dengan di bangunnya Leuit Sangga Buana di Kampung Bungur.  Leuit Sangga Buana, berfungsi untuk Pusat ketahanan Pangan di Desa Jalatrang, dimana pengelolaannya oleh KWT Berlian. Pengadministrasian hasil dari Pertanian, Peternakan dan Perikanan dilaksanakan disini. selain itu juga, Leuit ini bisa menjadi tempat Ngopi sambil mencari inspirasi untuk sebuah inovasi dan mencari solusi.

KAMPUNG BUNGUR Jalatrang Alternatif Pertemuan Kader

Pokja 1 TP PKK Desa Jalatrang JalatrangNews; Kampung Bungur Jalatrang bukan saja untuk bermain, tetapi juga menjadi alternatif pertemuan para kader, baik kader Posyandu maupun kader PKK. Dengan suasana pesawahan menjadikan udara sangat segar, sehingga sangat nyaman untuk digunakan untuk pertemuan. Adanya tempat untuk pertemuan, walaupun masih belum banyak, tapi bisa dipergunakan. Baru-baru ini Pokja 1 TP. PKK Desa Jalatrang mengadakan pertemuan dengan para anggotanya yang dihadiri langsung oleh Ketua TP. PKK Desa Jalatrang (Ibu Elsa Nuari Haryadi). Dalam Pertemuan itu, begitu terasa keakraban, walaupun sambil santai tapi serius membahas program kerja untuk POKJA 1. Selain Pokja 1 PKK Desa Jalatrang, adapula Kader Pengurus Posyandu Cinta Sehat 1 Dusun Babakan yang melaksanakan kegiatan di Kampung Bungur. Setelah kegiatan Posyandu ditempat biasa, mereka melakukan evaluasi dan menyusun rencana kerja untuk bulan berikutnya. Kader Posyandu Cinta Sehat 1 Babakan Kader Posyandu Harapan Jaya

Komunitas EKRAF JALATRANG HEBAT

JalatrangNews;   Ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi yang digerakkan oleh industri kreatif yang mengutamakan peranan kekayaan intelektual. Industri kreatif sendiri digerakkan oleh wirausaha, yaitu orang yang memiliki kemampuan kreatif dan inovatif. Pengertian ekonomi kreatif juga bisa kita temukan dalam Diktum pertama Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Dalam Diktum tersebut, ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi yang didasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat individu guna menciptakan daya kreasi serta daya cipta yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dikutip dari halaman web Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ada 18 subsektor dalam ekonomi kreatif, yaitu pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film, animasi, dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya, periklanan, seni pertu

SEJARAH DESA JALATRANG

AWAL MULA BERDIRI DESA DJALATRANG A. Awal mula Desa Jalatrang Menurut cerita turun temurun masyarakat berawal kisah Buyut Nata Praja, seorang tokoh dari Mataram yang datang ke wilayah Jalatrang pada tahun 1800, untuk mengecek 'Bengkok' tanah atau sawah yang pada saat itu pernah menjadi wilayah kekuasaan Mataram. Saat itu wilayah Jalatrang termasuk wilayah Galuh sudah diserahkan sepenuhnya oleh Mataram kepada pihak Kompeni, sesuai dengan perjanjian pada tanggal 15 Oktober 1705. Namun demikian, wilayah Galuh dan daerah Priangan timur lainnya tetap berada dalam wilayah administratif Cirebon. Di Galuh sendiri saat itu dipimpin oleh Mas Garuda yang memegang pemerintahan sejak tahun 1751 hingga tahun 1801, dengan gelar Radén Kusumadinata III. Dan selanjutnya digantikan oleh Raden Adipati Natadikusuma (1801-1806). Desa Jalatrang pada tahun 1800 pada akhir abad ke 18 di pimpin oleh Kepala Desa yang bernama Wiradidjaya, beliau masih keturunan dari Sumedang yang ditugaskan oleh Raden